Terpantau, Pengisian BBM Subsidi di SPBU MT Haryono Luwuk Dilakukan pada Malam Hari

Share This Article
BANGGAI, Metroluwuk – Belum lama ini, masyarakat dikejutkan dengan kasus oplosan minyak yang meresahkan, kini muncul lagi persoalan baru. BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat justru diduga dijual ke industri dengan harga lebih tinggi oleh oknum penampung.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Selasa (5/3) sekitar pukul 22:20 WITA, terpantau aktivitas pengisian jeriken di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan MT Haryono, Kota Luwuk, Kabupaten Banggai. Yang mencurigakan, pengisian dilakukan pada malam hari dalam kondisi lampu padam. Setelah pengisian selesai, lampu SPBU baru dinyalakan kembali untuk melayani masyarakat umum.
Masyarakat menilai modus ini bukan hal baru. “Hampir setiap malam ada aktivitas seperti ini. Minyak subsidi diambil pakai jeriken, kemudian dijual kembali dengan harga industri,” ujar Sarpin warga di sekitar Jalan MT Haryono.
Padahal, Pertamina Patra Niaga sudah beberapa kali memberikan sanksi kepada SPBU yang terbukti menyalurkan BBM subsidi tidak sesuai peruntukannya. Berdasarkan aturan, pembelian BBM subsidi dengan jeriken hanya boleh dilakukan oleh kelompok tertentu dengan surat rekomendasi resmi. Jika tidak memiliki izin, SPBU seharusnya tidak melayani transaksi semacam ini.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari pihak pengelola SPBU. Warga berharap aparat terkait segera turun tangan agar penyaluran BBM subsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan untuk keuntungan segelintir pihak.

