19/04/2026
×
×
Today's Local
19/04/2026
Tutup x

Petani Masama Tak Dilayani, Manajer APMS Masama Diduga Bermain dalam Distribusi Solar Subsidi


MASAMA, Metroluwuk — Sejumlah petani di Desa Cemerlang, Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai, mengeluhkan sulitnya mendapatkan solar subsidi di SPBU atau APMS setempat. Mereka menyebut pengelola lebih mengutamakan pengisian untuk tangki-tangki besar yang diduga milik pribadi dan kendaraan “siluman,” ketimbang melayani warga yang datang membawa jeriken untuk kebutuhan pertanian.

“Kami datang subuh, tapi malah disuruh pulang. Alasannya solar habis, padahal kami lihat sendiri tangki besar masuk dan langsung diisi, dan jergen milik mereka didahulukan,” ujar Suban salah satu petani, Kamis (5/6).

Suban warga Masama kepada Media ini mengatakan, ia menduga kuat bahwa sejumlah tangki yang rutin dilayani lebih dahulu merupakan milik pribadi manajer SPBU hj Norma. Petani menilai praktik ini sudah berlangsung lama, namun tidak ada tindakan tegas.

“Masyarakat yang butuh solar untuk pompa sawah tidak diutamakan. Yang didahulukan justru tangki besar yang tak jelas peruntukannya,” lanjutnya.

Solar subsidi seharusnya diperuntukkan bagi sektor produktif seperti pertanian dan nelayan kecil. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan distribusi kerap tidak adil. APMS setempat diduga membagi-bagikan jatah solar ke sejumlah nama yang telah “terdaftar,” dan petani atau warga yang tidak masuk dalam daftar itu ditolak.

“Kami tidak masuk daftar jatah katanya, padahal solar itu bukan untuk kelompok tertentu saja. Ini subsidi negara,” keluhnya.

Ia juga meminta agar aparat penegak hukum menindaklanjuti kondisi ini. Mereka berharap ada pemeriksaan terhadap SPBU yang diduga menyalahgunakan distribusi BBM bersubsidi dan menelusuri siapa saja yang terlibat dalam praktik penguasaan solar oleh pihak-pihak tak berhak.

“Kami bukan minta gratis, kami bayar sesuai harga subsidi. Tapi aksesnya ditutup untuk kami. Ini bukan keadilan,” ujar.

BACA  Diduga ‘Kencing’ BBM Pertalite di Pelabuhan Luwuk, Mobil Subsidi PT Adi Putra Bumi Petrol Sempat Kabur Saat Didekati

Sementara itu, saat media ini mencoba mengonfirmasi langsung kepada manajer APMS di Kecamatan Masama, Hj Norma, yang disebut-sebut terlibat dalam pengelolaan solar untuk tangki pribadi, yang bersangkutan tidak berada di tempat saat didatangi di lokasi APMS.