PUPR Banggai Rencanakan Pembangunan Pemecah Gelombang di Pantai Kilo Lima

Share This Article
BANGGAI, Metroluwuk – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai berencana membangun Pemecah Gelombang Ambang Rendah di kawasan wisata Pantai Kilo Lima pada tahun 2026. Pembangunan tersebut dilakukan sebagai upaya mengembalikan pasir putih di kawasan pantai yang selama ini mengalami abrasi akibat hempasan ombak.
Kepala Bidang Pengairan PUPR Banggai, Takdir Said, ST, membenarkan rencana pembangunan tersebut. Ia mengatakan, lokasi pembangunan akan berada di depan bangunan wisata Pantai Kilo Lima.
“Pemecah gelombang akan dibangun di depan bangunan wisata Pantai Kilo Lima,” ujarnya, Rabu 21 Januari 2026.Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Pengairan, Astrid Dwijayanthi, menjelaskan bahwa pembangunan pemecah gelombang ambang rendah atau dikenal dengan istilah PEGAR bertujuan memulihkan kembali bibir pantai.
Menurut Astrid, struktur bangunan rendah tersebut dirancang agar mampu menahan dan mengarahkan ombak sehingga pasir yang selama ini terbawa arus dapat kembali menumpuk di garis pantai.“Proyek ini merupakan tindak lanjut dari hasil penelitian BRIDA Banggai,” katanya.
Ia menjelaskan, pembangunan PEGAR memerlukan izin resmi dari pemerintah pusat berupa Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL). Izin tersebut menjadi syarat utama dalam pemanfaatan wilayah laut dan pesisir agar tetap sesuai dengan tata ruang serta menjaga kelestarian lingkungan.
Dalam proses pelaksanaannya, Takdir dan Astrid mengakui tahapan perizinan menjadi bagian yang cukup memakan waktu karena seluruh administrasi harus diproses di tingkat pusat.
Meski demikian, keduanya menilai pekerjaan fisik pembangunan relatif sederhana. Struktur pemecah gelombang nantinya akan menggunakan kantong-kantong pasir yang disusun pada titik tertentu di laut dangkal agar ombak dapat mengendapkan kembali pasir di sepanjang bibir pantai.
Dengan adanya pembangunan pemecah gelombang tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai berharap kawasan wisata Pantai Kilo Lima dapat kembali memiliki hamparan pasir putih yang menjadi daya tarik utama wisatawan.

