05/05/2026
×
×
Today's Local
05/05/2026
Tutup x

DPD KNPI Banggai Serukan Penyatuan Organisasi, Tegaskan Semangat Bersatu Demi Kemajuan Pemuda


LUWUK – Menjelang peringatan Hari Lahir Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke-52 yang jatuh pada 23 Juli 2025, DPD KNPI Kabupaten Banggai menyuarakan seruan penting: penyatuan gerakan pemuda di bawah satu wadah KNPI. Dualisme organisasi yang selama ini membayangi justru dianggap menjadi hambatan besar dalam memaksimalkan potensi pemuda di daerah.

Ketua Harian DPD KNPI Banggai, Herman Tope, menegaskan bahwa sudah saatnya seluruh elemen pemuda mengakhiri perbedaan dan kembali merapatkan barisan. Ia menyampaikan bahwa eksistensi KNPI bukan sekadar soal kepengurusan, tetapi tentang semangat kolektif untuk memajukan daerah melalui kontribusi nyata para pemuda.

“KNPI harus kembali menjadi satu. Dualisme bukan kekuatan, melainkan perpecahan. Kita semua tahu bahwa pemuda memiliki energi besar. Tapi energi itu tidak akan menghasilkan perubahan jika kita terpecah,” tegas Herman dalam pernyataannya, Senin (22/7).

Herman juga menyampaikan bahwa perbedaan pandangan selama ini seharusnya tidak menjadi alasan untuk terus terpecah. Ia justru melihat perbedaan sebagai peluang untuk menyatukan kekuatan dan memperkaya gagasan dalam membangun Banggai ke arah yang lebih baik.

“Kita butuh satu gerak langkah, satu visi. Saatnya KNPI Banggai berdiri bersama, bersatu, dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa pemuda bisa menjadi penggerak perubahan,” ujarnya.

Menurutnya, pemuda hari ini menghadapi tantangan yang lebih kompleks: bonus demografi, disrupsi teknologi, perubahan sosial yang cepat, hingga tekanan ekonomi. Untuk menjawab semua tantangan itu, diperlukan soliditas dan sinergi — bukan persaingan internal.

“Jika kita tetap terpecah, maka kesempatan besar akan hilang. Tapi kalau kita bersatu, pemuda Banggai akan menjadi kekuatan utama pembangunan, penggerak ide-ide kreatif, dan pelopor inovasi di masyarakat,” jelas Herman.

Ia mengajak semua pihak di tubuh KNPI, baik yang berada dalam kepengurusan saat ini maupun di luar, untuk membuka ruang dialog, melebur dalam semangat persaudaraan, dan menata kembali langkah menuju satu KNPI yang kuat dan utuh.

BACA  Versi Wartawan di Lokasi: Tak Ada Intimidasi Saat Doorstop Bupati Banggai

“Kita bukan lawan, kita saudara. Mari kita tinggalkan ego, dan kembali ke tujuan awal kenapa KNPI lahir: untuk mempersatukan dan memajukan pemuda,” tegasnya.

Herman juga menekankan bahwa momentum HUT KNPI ke-52 ini harus menjadi titik balik. Ia menyebut bahwa peringatan bukan hanya seremoni, melainkan refleksi atas perjuangan dan tanggung jawab pemuda terhadap masa depan Banggai.

“DPD KNPI Banggai berdiri teguh. Kami siap menjadi wadah besar pemuda Banggai yang satu, kuat, dan punya visi bersama untuk kemajuan daerah. Ini saatnya bersatu, bukan berseberangan,” pungkasnya.