01/05/2026
×
×
Today's Local
01/05/2026
Tutup x

Gandeng Media, BPJS Kesehatan Luwuk Paparkan Capaian Implementasi Program JKN di Wilayahnya


BANGGAI, Metroluwuk – Derasnya arus informasi saat ini membuat peran media menjadi sangat penting dalam
menghadirkan berita yang akurat, edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Dukungan media
sangat penting dalam menyebarluasan informasi, edukasi serta berbagai kebijakan dan inovasi
layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat. Hal tersebut
disampikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Luwuk, Mitra Akbar, pada pertemuan dengan
awak media di Luwuk, Selasa (28/04).
“Media merupakan jembatan informasi antara BPJS Kesehatan dengan masyarakat.

Kami sangat mengapresiasi dukungan dan sinergi yang telah terjalin dengan baik selama ini, sehingga
informasi terkait Program JKN dapat diterima masyarakat secara luas, cepat, dan akurat,” ujar Mitra.

Ia menambahkan, keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik menjadi salah satu kunci
keberhasilan pelaksanaan Program JKN di daerah. Menurutnya, kehadiran media sangat membantu dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat mengenai hak dan kewajiban sebagai peserta JKN.

“Kami percaya, ketika masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan mudah dipahami,
maka pemanfaatan layanan JKN juga akan semakin optimal. Karena itu, kami berharap hubungan baik dengan media dapat terus terjalin dan semakin kuat ke depannya,” lanjut Mitra.

Seluruh Kabupaten di wilayah kerja BPJS Kesehatan Luwuk telah mendapatkan Penghargaan dalam Universal Health Coverage (UHC) Awards atas cakupan peserta JKN di atas 98% dan
tingkat keaktifan peserta diatas 80%, pada 27 Januari tahun 2026 dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), di Jakarta. Kabupaten Wilayah Kerja BPJS Kesehatan Luwuk meliputi Kabupaten Banggai, Banggai Laut, Banggai Kepulauan, Tojo Una-Una, Morowali,
dan Morowali Utara.

Capaian tersebut menunjukkan komitmen bersama antara pemerintah
daerah dan BPJS Kesehatan dalam memastikan perlindungan jaminan kesehatan bagi seluruh
masyarakat. “Capaian UHC yang diraih merupakan hasil sinergi bersama pemerintah daerah, fasilitas
kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan. Ini menjadi bukti nyata bahwa akses jaminan kesehatan bagi masyarakat terus menjadi prioritas bersama,” kata Mitra.

Bersama mitra stakeholder terkait, BPJS Kesehatan Cabang Luwuk terus memastikan peserta JKN memperoleh akses pelayanan kesehatan yang mudah, cepat dan setara. Sampai dengan
saat ini secara total BPJS Kesehatan telah bekerjasama dengan 115 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri dari Tempat Praktik Dokter Mandiri (TPDM), Klinik Pratama, Klinik
Pratama Rawat Inap, RS Kelas D Pratama, dan Puskesmas. Pada Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) juga telah terdapat total 9 rumah sakit dan 3 klinik utama yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Luwuk.

Sebagai bentuk peningkatan kualitas layanan, pada setiap fasilitas kesehatan rujukan juga telah
tersedia Petugas BPJS SATU (Siap Membantu) yang bertugas memberikan informasi, membantu
peserta. Selain itu BPJS Kesehatan juga terus menghadirkan kemudahan akses layanan berbasis digital bagi peserta, di antaranya melalui Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi Lewat
WhatsApp (PANDAWA) di nomor 08118 165 165, serta Care Center 165.
“Transformasi digital menjadi langkah nyata kami dalam mendekatkan layanan kepada peserta. Kini masyarakat tidak perlu selalu datang ke kantor, karena berbagai kebutuhan layanan dapat
diakses dengan mudah, cepat, dan praktis dari mana saja,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai, Lesmana P. Kulab, menyampaikan apresisasi kepada BPJS
Kesehatan Luwuk yang telah berkolaborasi dalam menghadirkan percepatan layanan kepada
Masyarakat, salah satunya dengan penambahan fitur akses terhadap layanan kepesertaan JKN pada Aplikasi Banggai Digital Service yang telah di kembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Banggai.
“Saat ini kami telah mengintegrasikan layanan BPJS Kesehatan untuk Pengajuan Pendaftaran
Kepesertaan JKN yang melibatkan verifikasi desa, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan BPJS
Kesehatan. Ini dimaksudkan agar segala layanan publik dapat diakses secara digital, sehingga
masyarakat tidak lagi menghabiskan waktu dan biaya untuk melakukan pengurusan secara langsung,” tegasnya.
Ia juga menerangkan, terkait penyajian data Program JKN di Kabupaten Banggai, BPJS Kesehatan telah berkomitmen untuk mengintegrasikan dasboard JKN Pemerintah Daerah ke sistem
command center Pemda. Hal ini tentunya dapat mendorong pemberian informasi yang lebih akurat dan update.
“Command center Kabupaten Banggai diharapkan bukan hanya sebagai sarana untuk penyajian data, namun sebagai integrasi data terpusat untuk acuan Pemda dalam mengambil langkahlangkah strategis dalam pengambilan keputusan yang mensejahterakan rakyat,” terangnya.
Salah satu wartawan yang hadir yakni wartawan dari Banggai Kece, Jajad, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, forum seperti ini sangat penting untuk memperkuat sinergi antara media dan BPJS Kesehatan agar informasi yang diterima masyarakat semakin jelas dan tepat.
“Melalui pertemuan seperti ini,tentunya akan semakin memperkuat kolaborasi antara BPJS
Kesehatan dan kami para media agar pemahaman terhadap Program JKN semakin terbaharui
dan informasi dapat disebarluaskan secara lebih cepat dan akurat,” Katanya.