SMKN 1 Luwuk Bangkit Pasca Kebakaran
Menantikan Dukungan Anggaran dari Pemerintah Provinsi

Share This Article
BANGGAI , Metroluwuk – Pasca kejadian tragis kebakaran yang melanda Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Luwuk pada 24 Mei 2022 lalu, berharap segera terealisasi.
Kepala Sekolah SMKN 1 Luwuk Evriati Mahiwa yang di konfirmasi media Senin 2(21/8/2023) mengatakan, tantangan yang dihadapi saat ini adalah kurangnya sumber dana untuk memulai perbaikan.

SMKN 1 Luwuk, yang terkenal dengan kontribusinya dalam bidang pendidikan, kini berharap adanya dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi untuk memulihkan fasilitas pendidikan yang rusak pasca kebakaran satu tahun silam.
“Kami mengalami kerugian yang cukup besar akibat kebakaran ini. Ruang kelas, perpustakaan, dan laboratorium yang menjadi pusat kegiatan pendidikan mengalami kerusakan yang signifikan, yang tersisa hanya musholah,” ujarnya.
Harapannya, untuk mengembalikan sekolah ini ke bentuk terbaiknya agar cepat direalisasikan anggarannya, namun kami memerlukan bantuan.
Sebagaimana diketahui, Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura berkomitmen, menyediakan anggaran untuk pembangunan gedung SMK Negeri 1 Luwuk.
Dengan mengalokasikan anggaran Rp. 50 M yang belum memungkinkan di ABT Tahun 2023. Menunggu anggaran di tahun 2024.
Semua pihak berharap bahwa sekolah tersebut akan segera bangkit dari puing-puing dan menjadi tempat pembelajaran yang inspiratif bagi para siswa dan generasi mendatang.

