09/03/2026
×
×
Today's Local
09/03/2026
Tutup x

Pemuda Bantayan Diduga Diancam Usai Lepas Spanduk Kampanye


BANGGAI – SG (22), pemuda asal Bantayan, Kecamatan Luwuk Timur, diduga mengalami intimidasi disertai ancaman dari sejumlah warga setelah melepas spanduk kampanye “Anti-B” yang ditempel tanpa izin di jendela kamarnya. Insiden ini terjadi pada Kamis, 12 September 2024, di depan kios sembako saat SG sedang membeli rokok.

Menurut SG, beberapa orang tiba-tiba mendatanginya dengan nada marah karena spanduk tersebut telah dilepas. “Salah satu dari mereka bertanya dengan suara tinggi, ‘Siapa yang buka balihonya ibu A?’ Saya hanya terdiam, karena bingung kenapa mereka marah setelah saya melepas spanduk yang dipasang tanpa izin di rumah saya,” ungkap SG.

Kondisi semakin memanas ketika salah satu pelaku mendekati SG dan mencekik lehernya hingga meninggalkan bekas luka. “Mereka marah-marah, lalu salah satu dari mereka mencekik leher saya,” tambah SG, sambil menunjukkan bekas goresan di lehernya.

Atas kejadian tersebut, SG segera melaporkan tindakan pelaku ke SPKT Polres Banggai. Laporan SG telah diterima dengan Nomor STTPL LP/B/530/IX/2024. “Saya berharap, laporan ini bisa menyadarkan pendukung atau relawan bu Anti untuk tidak memaksakan kehendak mereka kepada warga lain, apalagi dengan tindakan kekerasan,” jelas SG.

Sejumlah warga yang menyaksikan kejadian tersebut juga menyayangkan tindakan para pelaku. “Korban hanya melepas spanduk yang dipasang tanpa izin. Harusnya pelaku yang meminta maaf, bukan malah mengancam,” ungkap seorang saksi yang tidak ingin disebutkan namanya.

Warga berharap pihak kepolisian dapat menangani kasus ini dengan serius, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

 

BACA  Hindari Konflik, Polisi Lepas Baliho di Kilo Lima