25/09/2026
×
×
Today's Local
25/09/2026
Tutup x

PAU dan Dinas TPHP Perkuat Pembinaan Hortikultura Kelompok Tani di Batui


BANGGAI – Upaya memperkuat sektor pertanian hortikultura di Kabupaten Banggai terus didorong melalui sinergi pemerintah daerah dan dunia usaha.

PAU dan Dinas TPHP Perkuat Pembinaan Hortikultura Kelompok Tani di Batui

Hal itu terlihat saat Ketua TP PKK Kabupaten Banggai, Dr. Ir. Hj. Syamsuarni, S.P., SE., MM., bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai, Dr. Subhan Lanusi, M.P., mengunjungi Kelompok Tani Matuga binaan PT Panca Amara Utama (PAU) di Kelurahan Lamo, Kecamatan Batui, Rabu (23/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kelompok tani yang dilakukan melalui kerja sama PT PAU dan Dinas TPHP Kabupaten Banggai. Rombongan meninjau langsung lahan pertanian yang dikelola Kelompok Tani Matuga.

Di lahan tersebut, sejumlah komoditas hortikultura dikembangkan, di antaranya cabai, tomat dan terung.

Selain melihat perkembangan tanaman, rombongan juga mengikuti kegiatan Sekolah Lapang Hortikultura yang dilaksanakan PAU bersama Dinas TPHP. Kegiatan ini memberikan pengetahuan kepada petani mengenai pengendalian hama dan penyakit tanaman hortikultura.

Program Sekolah Lapang sebelumnya telah dilaksanakan di Kecamatan Kintom dan kini diperluas ke kelompok tani di wilayah lain. Sasaran program berada di sekitar wilayah tapak proyek PAU, meliputi Kecamatan Kintom, Nambo dan Batui.

Camat Batui, Umar Samsudin, mengapresiasi dukungan yang diberikan kepada kelompok tani di wilayahnya. Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa sarana pertanian, tetapi juga disertai pendampingan dan transfer pengetahuan melalui para penyuluh pertanian.

Ia berharap kelompok tani dapat memanfaatkan bantuan sekaligus pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan produktivitas dan hasil pertanian.

Perwakilan PT PAU, Novari, mengatakan bantuan yang diberikan diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat. Dengan bantuan ini, diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan. Kalau hasilnya bagus, bantuan ini akan terus berlanjut,” ujarnya.

Novari juga berharap hasil pertanian kelompok binaan tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar, tetapi dapat berkembang hingga dipasarkan ke luar daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Kabupaten Banggai, Subhan Lanusi, mengatakan PAU dan JOB Tomori merupakan dua perusahaan yang dinilai aktif memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Banggai.

Menurut Subhan, PAU telah beberapa kali memberikan bantuan kepada kelompok pertanian dengan dukungan anggaran yang cukup besar.

Karena itu, ia meminta kelompok penerima bantuan memanfaatkan seluruh dukungan tersebut secara optimal.

“Bantuan ini benar-benar harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” pesannya.

Ketua TP PKK Kabupaten Banggai, Syamsuarni, juga berharap program bantuan melalui CSR PT PAU dapat terus berkelanjutan.

Ia mengingatkan kelompok penerima agar menjaga dan memanfaatkan peralatan pertanian yang telah diberikan. Peralatan tersebut, kata dia, tidak boleh dijual karena keberlanjutan dukungan perusahaan juga membutuhkan keseriusan kelompok dalam mengelola bantuan.

“Kalau diberikan alat, jangan dijual, agar perusahaan terus melakukan bantuan,” pesannya.

Syamsuarni juga mendorong masyarakat yang masih memiliki lahan kosong untuk membentuk kelompok tani agar dapat memperoleh pembinaan maupun dukungan.

“Kalau masyarakat semangat, pasti Panca Amara Utama (PAU) juga semangat membantu,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan yang diberikan harus diarahkan untuk mengembangkan usaha pertanian dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Perwakilan manajemen PT PAU, Hadi Suprianto, mengatakan Sekolah Lapang Hortikultura dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan petani dalam menerapkan praktik budidaya hortikultura yang baik dan berkelanjutan.

Materi yang diberikan mencakup pengelolaan lahan, pemilihan benih, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit hingga penanganan pascapanen.

Melalui pendampingan tersebut, petani diharapkan tidak hanya menerima bantuan sarana produksi, tetapi mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara langsung di lahan masing-masing.

Kerja sama antara PT PAU dan Dinas TPHP Kabupaten Banggai diharapkan dapat memperkuat pembinaan pertanian di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Program tersebut juga diarahkan agar pemberdayaan masyarakat tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi berlanjut melalui pendampingan, peningkatan kapasitas petani dan pengembangan usaha pertanian yang memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.