15/02/2026
×
×
Today's Local
15/02/2026
Tutup x

Festivalsastrabanggai

Berlangsung Selama 4 Hari, Festival Sastra Banggai Narasi Ketujuh Berakhir

BANGGAI, Metroluwuk – Setelah digelar selama 4 hari, Festival Sastra Banggai Narasi Ketujuh berakhir pada Sabtu, 9 September 2023 malam. Festival Sastra Banggai Narasi Ketujuh menghadirkan sejumlah penulis dan pegiat lingkungan. Ini selaras dengan tema 2023, Mendedah Cuaca, Memperpanjang Usia Bumi. Penulis-penulis yang hadir di antaranya Mahfud Ikhwan, Agustinus Wibowo, Dadang Ari Murtono, Reda Gaudiamo,

Perbincangkan Mitigasi Bencana hingga Karya Sastra di Hari Ketiga

BANGGAI, Metroluwuk – Hari ketiga membincangkan sejumlah hal tak kalah penting terkait isu isu perubahan iklim, mitigasi bencana hingga karya sastra. Kelas kelas di Festival Sastra Banggai pada hari ketiga dilaksanakan di SMA Negeri 1 Luwuk dan RTH Teluk Lalong Luwuk. Mulai Jumat, 8 September 2023 sekitar pukul 09.00 Wita, panitia penyelenggara telah menghadirkan Dhianita

Siang Berbincang dengan Penulis, Malam Menyaksikan Reda Gaudiamo

BANGGAI, Metroluwuk – Suara merdu Reda Gaudiamo melengkapi malam yang hangat di RTH Teluk Lalong Luwuk, Kabupaten Banggai di hari kedua Festival Sastra Banggai pada Kamis, 7 September 2023. Reda Gaudiamo membawakan beberapa Puisi Goenawan Mohammad hingga almarhum Supardi Djokodamono. Musikalisasi puisinya, memantik antusiasme pengunjung danĀ  penyelenggara di Festival Sastra Banggai. Lalu berlanjut dengan testimoni

Festival Sastra Banggai Narasi ke-7 Resmi di Mulai

BANGGAI, Metroluwuk – Pembukaan Festival Sastra Banggai (FSB) Narasi ke-7 digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Teluk Lalong, Luwuk, Rabu (6/9/2023) malam. Pada gelaran ke-7 ini, Babasal Mombasa selaku pelaksana FSB, mengusung tema “Mendedah Cuaca, Memperpanjang Usia Bumi”. Hadir di malam pembukaan FSB Narasi ke-7, Bupati Banggai Amirudin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya FSB tahun ini.

Menyemarakkan Festival Sastra Banggai Melalui Aksi Bersih-bersih Sampah

BANGGAI, Metroluwuk – Tindakan Babasal Mombasa membuktikan bahwa setiap individu dapat berkontribusi positif dalam menjaga lingkungan sekitar, bahkan dalam momen bersejarah seperti Festival Sastra Banggai. Semangatnya mengajak kita semua untuk memandang lingkungan dengan tanggung jawab dan memastikan bahwa budaya dan keindahan alam dapat diteruskan kepada generasi mendatang. Bersih-bersih sampah ini melibatkan banyak pihak, dengan mengusung