19/08/2026
×
×
Today's Local
19/08/2026
Tutup x

Dinas Kesehatan Banggai Bahas Dampak Inovasi Kesehatan Lewat Seminar Akhir Kajian BRIDA


Banggai – Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai mengikuti Seminar Akhir Kajian Dampak Inovasi Sektor Kesehatan yang digelar oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) bekerja sama dengan Universitas Tompotika (Untika) Luwuk, Rabu (16/7/2025), bertempat di Kantor BRIDA Banggai, Kecamatan Luwuk Selatan.

Seminar ini merupakan tindak lanjut dari kajian akademik yang dilakukan untuk mengevaluasi berbagai program inovasi yang telah dilaksanakan di sektor kesehatan daerah.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Banggai, Nurdjalal, dan dihadiri oleh Kepala BRIDA Banggai Andi Nur Syamsi Amir, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Nurmasita Datu Adam, Kepala Dinas P2KBP3A Faisal Karim, Direktur RSUD Luwuk dr. Yusran Kasim, serta kepala-kepala puskesmas dari berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, Asisten I Nurdjalal mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan yang terus mendorong perbaikan pelayanan melalui pendekatan inovatif.

“Kajian ini diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh terkait pelaksanaan inovasi kesehatan serta menjadi dasar penyusunan strategi dan solusi atas berbagai tantangan di sektor ini,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh jajaran kesehatan dalam menilai kembali efektivitas program dan memperkuat keberlanjutan inovasi yang sudah berjalan.

“Seminar ini adalah bagian dari refleksi bersama atas capaian yang telah diraih, sekaligus pijakan dalam merancang kebijakan yang lebih adaptif di masa mendatang,” tambahnya.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Banggai, Nurmasita Datu Adam, turut menyampaikan bahwa kajian tersebut merupakan bagian penting dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan berbasis data dan riset.

Sementara itu, Ketua Tim Peneliti dari Universitas Tompotika Luwuk, Dr. Bambang Dwi Cahya, menjelaskan bahwa tujuan utama kajian adalah untuk mengukur dampak dari inovasi yang telah dijalankan oleh Dinas Kesehatan dan jajarannya.

BACA  Bunda PAUD Banggai Ajak Tanamkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Sejak Usia Dini

“Kami menilai beberapa indikator utama, antara lain efektivitas pelayanan, efisiensi penggunaan anggaran, skala prioritas inovasi, serta faktor-faktor pendukung dan penghambat,” ungkap Dr. Bambang.

Dengan terselenggaranya seminar ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai diharapkan dapat menjadikan hasil kajian sebagai dasar pengambilan keputusan dan pengembangan program yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.