PUPR Banggai Bangun Tangki Septik di 11 Desa, Dukung Penanganan Stunting

Share This Article
BANGGAI, Metroluwuk – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai melalui Bidang Air Minum dan Air Limbah (AMAL) melaksanakan pembangunan tangki septik skala individual perdesaan lengkap dengan bilik desa di 11 desa. Program ini digarap untuk meningkatkan sanitasi dan mendukung upaya penanganan stunting.
Kepala Bidang AMAL PUPR Banggai, Christopel Satolom, saat ditemui pada 29 Agustus, menjelaskan bahwa paket pekerjaan ini dilaksanakan secara swakelola dengan alokasi anggaran bervariasi, mulai dari Rp60 juta hingga Rp150 juta, tergantung kebutuhan masing-masing desa.
“Sanitasi yang baik sangat berkaitan erat dengan kesehatan masyarakat. Pembangunan tangki septik individual ini menjadi salah satu upaya konkret pemerintah daerah dalam menekan angka stunting melalui pengelolaan sistem air limbah domestik,” ungkap Christopel.
Adapun desa penerima program tersebar di beberapa kecamatan, yakni Desa Pasir Lamba, Kamiwangi, dan Sindang Sari di Kecamatan Toili Barat; Desa Cendana di Kecamatan Toili; Desa Marga Kencana di Kecamatan Toili Jaya; Desa Taima dan Longkoga di Kecamatan Bualemo; Desa Siuna dan Tongkonunuk di Kecamatan Pagimana; Desa Niu Bulan di Kecamatan Lobu; serta Desa Demangan Jaya di Kecamatan Bunta.
Christopel menambahkan, pembangunan fasilitas sanitasi tersebut diharapkan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. “Lingkungan yang bersih dan sehat adalah fondasi penting dalam membangun generasi yang kuat,” ujarnya.

