12/09/2026
×
×
Today's Local
12/09/2026
Tutup x

Pertamina EP Donggi Matindok Field Lakukan Syukuran Jam Kerja Selamat Bersama Anak Yatim


BANGGAI, Metroluwuk — PT Pertamina EP Donggi Matindok Field (PEP DMF), bagian dari PT Pertamina EP CEPU (PEPC) dan Subholding Upstream PT Pertamina Hulu Energi (PHE), menggelar syukuran atas capaian 1.796.662 jam kerja selamat yang diraih sepanjang September 2025 hingga 7 September 2026. Kegiatan berlangsung di dua lokasi, yakni Kantor Matindok dan Kantor Donggi, sebagai penanda konsistensi penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di seluruh lini operasi perusahaan.

Syukuran dihadiri Kepala Desa Kayowa, Mohammad Ali Daeng Maroa, dan Kepala Desa Dongin, Ansar Makka, bersama manajemen Pertamina EP Donggi Matindok Field serta pekerja dan pekerja mitra kerja yang menjadi ujung tombak pencapaian tersebut. Rangkaian acara juga diisi pemberian santunan kepada 50 anak yatim yang berada di wilayah operasi Kantor Donggi dan Kantor Matindok.

Field Manager Pertamina EP Donggi Matindok Field, Moh. Sidik Asngari, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja dan mitra kerja atas dedikasi menjaga keselamatan kerja.
“Capaian 1.796.662 jam kerja selamat ini adalah hasil kerja bersama. Keselamatan bukan sekadar target yang dikejar, melainkan nilai yang kami hidupi setiap hari, di setiap keputusan dan setiap keandalan aktivitas operasi,” Ujarnya.

Capaian tersebut tidak diraih secara kebetulan, melainkan dari penerapan disiplin Corporate Life Saving Rules (CSLR) yang menjadi fondasi budaya keselamatan di seluruh kerja Pertamina EP Donggi Matindok Field. Hal ini mengatur perilaku kerja yang bersifat mutlak, dimulai dari kepatuhan dan syarat memasuki wilayah kerja, penerapan ijin kerja, kesiapan kesehatan pekerja atau fit to work, hingga keselamatan berkendaraan dari dan menuju tempat kerja

“CSLR bukan sekedar aturan tertulis, tetapi garis yang tidak boleh dilanggar siapapun, di level mana pun. Setiap pekerja kami beri kewenangan untuk menghentikan pekerjaan apabila menemukan kondisi tidak aman Stop Work Authority (SWA) .” tegas Moh. Sidik Asngari

BACA  Akibat Ulah Tambang Sirtu, Balantak Utara Diterjang Banjir Parah

Ia menambahkan bahwa rasa syukur atas capaian tersebut sengaja dibagikan kepada masyarakat sekitar wilayah operasi. “Kami ingin setiap pekerja pulang dalam keadaan selamat kepada keluarganya. Rasa syukur itu kami wujudkan bersama adik-adik yatim di sekitar wilayah operasi, karena keberhasilan perusahaan tidak bisa dilepaskan dari dukungan dan doa masyarakat,” lanjutnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kayowa, Mohammad Ali Daeng Maroa, menyampaikan doa dan harapan bagi kelancaran kegiatan operasi perusahaan.
“Kami mendoakan yang terbaik untuk Pertamina EP Donggi Matindok Field. Semoga seluruh kegiatan operasional senantiasa berada dalam perlindungan dan keselamatan dari Allah SWT,” ujarnya.
“Terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada adik-adik kami. Semoga apa yang hari ini dibagikan kepada anak-anak yatim menjadi keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.

Kehadiran pemerintah desa dalam kegiatan ini mencerminkan hubungan yang terjalin erat antara perusahaan dan masyarakat di sekitar wilayah operasi, yang selama ini menjadi salah satu pilar penting kelancaran kegiatan hulu migas di Kabupaten Banggai.

Capaian ini sejalan dengan komitmen PT Pertamina EP Donggi Matindok Field dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui operasi yang aman, andal, dan berkelanjutan.