08/11/2026
×
×
Today's Local
08/11/2026
Tutup x

Dengarkan Suara Warga, PT BPSP Bersama Desa Siuna Siapkan Program Pemberdayaan


BANGGAI, Metroluwuk – Desa Siuna, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, mulai menapaki babak baru dalam membangun hubungan kemitraan antara masyarakat, pemerintah desa, dan perusahaan pertambangan. Setelah melalui berbagai dinamika dan keresahan masyarakat terhadap aktivitas sejumlah perusahaan tambang di masa lalu, kini Pemerintah Desa Siuna bersama PT Bumi Persada Surya Pratama (PT BPSP) berupaya membangun komunikasi dan kolaborasi yang lebih konstruktif melalui penyusunan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) yang melibatkan PT BPSP. Kegiatan ini dihadiri oleh Penjabat (Pj.) Kepala Desa Siuna, Meylinda Djafar, S.H., perwakilan seluruh dusun, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah desa. Musyawarah tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, mengidentifikasi kebutuhan, sekaligus menetapkan sejumlah program prioritas yang diharapkan dapat direalisasikan pada periode 2026 hingga 2027.

Pj. Kepala Desa Siuna, Meylinda Djafar, S.H., menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen untuk mengawal setiap program PPM agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat secara langsung.

“Setiap program yang menjadi prioritas dan dihasilkan dari musyawarah ini akan terus kami dampingi bersama aparat pemerintah dan warga Desa Siuna. Bukan berarti kami tidak percaya kepada perusahaan, tetapi kami berharap melalui pendampingan bersama ini, setiap program dapat terlaksana dengan berkualitas, tepat waktu, dan tepat sasaran. Setiap keluhan maupun masukan dari warga akan kami tampung dan tindak lanjuti. Warga Desa Siuna membutuhkan pemerintah yang memberikan dukungan penuh,” tegas Meylinda.

Dari hasil musyawarah tersebut, sejumlah program prioritas disepakati untuk menjadi target realisasi pada tahun 2026. Program-program tersebut meliputi penyediaan sarana air bersih melalui pembangunan sumur bor di Pustu Desa Siuna, pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, pembangunan dapur Pura Eka Khayangan Dharma Kerti di Dusun III sebagai sarana pendukung kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat, serta pemanfaatan surplus makanan perusahaan sebagai pakan tambahan bagi ternak masyarakat.

Berbagai usulan tersebut mencerminkan kebutuhan masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan, kehidupan sosial-keagamaan, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi yang tersedia.

Humas PT BPSP, Budianto Djafar, menyampaikan bahwa perusahaan menyambut baik aspirasi dan hasil musyawarah yang telah disampaikan oleh Pemerintah Desa Siuna bersama masyarakat. Menurutnya, setiap usulan akan ditinjau lebih lanjut dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan, urgensi, serta kesiapan pelaksanaannya.

“Setiap program yang muncul dari musyawarah ini merupakan kebutuhan nyata masyarakat. PT BPSP akan segera melakukan peninjauan terhadap usulan-usulan tersebut. Apabila terdapat kebutuhan yang sifatnya mendesak, kami akan mengupayakan agar dapat segera direalisasikan. Ini bukan sekadar untuk menjalankan program PPM, tetapi kami juga berharap setiap program yang dilaksanakan benar-benar mampu memberikan dampak positif dan meningkatkan kesejahteraan warga Desa Siuna,” ungkap Budianto.

Pelaksanaan Musyawarah Desa ini menjadi salah satu langkah awal dalam membangun pola kemitraan yang lebih terbuka dan partisipatif antara PT BPSP dengan masyarakat Desa Siuna. Melalui keterlibatan pemerintah desa dan perwakilan masyarakat sejak tahap perencanaan, program PPM diharapkan tidak hanya menjadi bentuk dukungan perusahaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjawab kebutuhan dan mendorong pembangunan desa secara berkelanjutan.

Bagi Desa Siuna, babak baru ini bukan sekadar tentang hadirnya sejumlah program pembangunan, melainkan tentang membangun kepercayaan, memperkuat komunikasi, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.